Kudengar kata-kataku di telinga Yang menggema dalam mulutku sendiri
Suaraku,
Sesekali terdengar semacam gonggong yang asing Namun terasa, Begitu dekat anjing itu bersembunyi Di dalam
.....
lalu coretan-coretan kembali diteruskan,
tanggal demi tanggal
tentang mimpi,
tentang sepi,
tentang sumpah-serapah yang sempat membeku di dada,
atau tawa yang begitu lekas sirna
Tentang aku
dengan segala kesia-siaan itu
....
The more you complain, the longer God make you live. Carpe Diem!