Nelpon PAYPAL Chapter 2 30.10.2009 16:34:44 +0000 Awalnya saya berpikir hanya ingin mengamankan dolar yang tersimpan di akun paypal saya. Dengan merubah password saya pikir juga langkah yg bagus. Siapa tahu selama ini sudah ada yang ngintip dan sedang menunggu hingga dolarnya banyak baru dicuri. Tapi tak disangka itu semua justru mempersulit saya. Ternyata untuk mendapatkan password kembali, paypal juga meminta saya [...]
Pengalaman Pertama Nelpon Paypal.com 29.10.2009 16:29:42 +0000 Cewek yang angkat euy. Saya yakin itu cewek menyesal seumur hidup dapat telpon dari saya. Ceritanya begini, sudah sejak 2 bulan lalu paypal tertutup pintu hatinya untuk saya masuki. Padahal masalahnya sepele, cuma gara-gara lupa password aja. Berulangkali saya datangi rumahnya, tapi saya hanya bisa berdiri sampai di depan pagar. Kecewa juga di cuekin berkali-kali. [...]
Untuk Salatiga 27.10.2009 17:5:59 +0000 Beberapa minggu lalu, saya kopdar dengan salah seorang blogger Salatiga. Jujur, saya senang sekali. Namanya mas Ribut tapi orangnya tidak seribut namanya. Anteng-anteng saja gitu. Saat ini dia sedang sibuk menyelesaikan tugas akhir kuliahnya sambil sibuk juga di Jardiknas. Tanpa mengurangi rasa hormat, orang yang akan saya ceritakan ini selanjutnya cukup di tulis namanya [...]
House of Sampoerna 20.10.2009 17:54:30 +0000 House of Sampoerna (HOS)atau lidah saya lebih suka menyebutnya dengan Museum Rokok Sampoerna. Maklumlah, lidah pribumi. Museum rokok ini bertempat di Surabaya. Banyak sekali pengalaman yang mengasyikkan berada d tempat ini. Saat tiba, melihat gedungnya yang nyeni, suasana lokasi yang bersih, lingkungan nan asri, ketertarikan saya tambah memuncak. Meski demikian, Indra ke enam [...]
You can take a look at my blog. its called MONEY...MONEY...MONEY. You can find there 4 sites that pays the members. Just register and start making money right now!
YANG BERBAHAYA DILINGKUNGAN KITA 1. BEKAS BOTOL AQUA Mungkin sebagian dari kita mempunyai kebiasaan memakai dan memakai ulang botol plastik (air minum kemasan, misal Aqua, VIT, dll) dan menaruhnya di mobil atau di kantor. Kebiasaan ini tidak baik, karena bahan plastik botol (disebut juga sebagai polyethylene terephthalate atau PET) yang dipakai di botol - botol ini mengandung zat – zat karsinogen (atau DEHA). Botol ini aman untuk dipakai 1-2 kali saja, jika anda ingin memakainya lebih lama, tidak boleh lebih dari seminggu dan harus ditaruh ditempat yang terhindar dari sinar matahari. Kebiasaan mencuci ulang dapat membuat lapisan plastik rusak dan zat karsinogen dapat masuk ke air yang kita minum. Lebih baik membeli botol air yang memang diperuntukkan untuk dipakai berulang – ulang. 2. PENGGEMAR SATE Kalau Anda makan sate, jangan lupa makan timun sesudahnya. Karena ketika kita makan sate sebetulnya ikut juga karbon dari hasil pembakaran arang yang dapat menyebabkan kanker. Untuk itu kita punya obatnya yaitu timun yang disarankan untuk dimakan setelah makan sate. Karena sate mempunyai zat Karsinogen (penyebab kanker) tetapi timun ternyata punya anti Karsinogen. Jadi jangan lupa makan timun setelah makan sate. 3. UDANG DAN VITAMIN C Jangan makan udang setelah anda makan vitamin C. Karena ini akan menyebabkan keracunan dari racun Arsenik (As) yang merupakan proses reaksi dari Udang dan Vitamin C di dalam tubuh dan berakibat keracunan yang fatal dalam hitungan jam. 4. MIE INSTAN Untuk para penggemar mie instan, pastikan Anda mempunyai selang waktu paling tidak 3 (tiga) hari setelah Anda mengkonsumsi mi instan, jika Anda akan mengkonsumsinya lagi, Dari informasi kedokteran, ternyata terdapat lilin yang melapisi mi instan. Itu sebabnya mengapa mi instan tidak lengket satu sama lainnya ketika dimasak. Konsumsi mie instan setiap hari akan meningkatkan kemungkinan seseorang terjangkit kanker. Seseorang, karena begitu sibuknya dalam berkarir tidak punya waktu lagi untuk memasak, sehingga diputuskannya untuk mengkonsumsi mi instan setiap hari. Akhirnya dia menderita kanker. Dokternya mengatakan bahwa hal ini disebabkan karena adanya lilin dalam mi instan tersebut. Dokter tersebut mengatakan bahwa tubuh kita memerlukan waktu lebih dari 2 (dua) hari untuk membersihkan lilin tersebut. 5. BAHAYA DIBALIK KEMASAN MAKANAN Kemasan makanan merupakan bagian dari makanan yang sehari-hari kita konsumsi. Bagi sebagian besar orang, kemasan makanan hanya sekadar bungkus makanan dan cenderung dianggap sebagai “pelindung” makanan. Sebetulnya tidak tepat begitu, tergantung jenis bahan kemasan. Sebaiknya mulai sekarang Anda harus cermat memilih kemasan makanan. Kemasan pada makanan mempunyai fungsi kesehatan, pengawetan, kemudahan, penyeragaman, promosi, dan informasi. Ada begitu banyak bahan yang digunakan sebagai pengemas primer pada makanan, yaitu kemasan yang bersentuhan langsung dengan makanan. Tetapi tidak semua bahan ini aman bagi makanan yang dikemasnya. Inilah ranking teratas bahan kemasan makanan yang perlu Anda waspadai. a. Kertas Beberapa kertas kemasan dan non-kemasan (kertas koran dan majalah) yang sering digunakan untuk membungkus makanan, terdeteksi mengandung timbal (Pb) melebihi batas yang ditentukan. Di dalam tubuh manusia, timbal masuk melalui saluran pernapasan atau tangan kita. Dari sistem pencernaan menuju sistem peredaran darah dan kemudian menyebar ke berbagai jaringan lain, seperti: ginjal , hati, otak, saraf dan tulang. Keracunan timbal pada orang dewasa ditandai dengan gejala 3 P, yaitu pallor (pucat), pain (sakit) & paralysis (kelumpuhan). keracunan yang terjadi pun bisa bersifat kronis dan akut. Untuk terhindar dari makanan yang terkontaminasi logam berat timbal, memang susah-susah gampang. Banyak makanan jajanan seperti pisang goreng, tahu goreng dan tempe goreng yang dibungkus dengan koran karena pengetahuan yang kurang dari si penjual, padahal bahan yang panas dan berlemak mempermudah berpindahnya timbal ke makanan tersebut. Sebagai usaha pencegahan, taruhlah makanan jajanan tersebut di atas piring. b. Styrofoam Bahan pengemas styrofoam atau polystyrene telah menjadi salah satu pilihan yang paling populer dalam bisnis pangan. Tetapi, riset terkini membuktikan bahwa styrofoam diragukan keamanannya. Styrofoam yang dibuat dari kopolimer styren ini menjadi pilihan bisnis pangan karena mampu mencegah kebocoran dan tetap mempertahankan bentuknya saat dipegang. Selain itu, bahan tersebut juga mampu mempertahankan panas dan dingin tetapi tetap nyaman dipegang, mempertahankan kesegaran dan keutuhan bahan yang dikemas, biaya murah, lebih aman serta ringan. Pada Juli 2001, Divisi Keamanan Pangan Pemerintah Jepang mengungkapkan bahwa residu styrofoam dalam makanan sangat berbahaya. Residu itu dapat menyebabkan endocrine disrupter (EDC), yaitu suatu penyakit yang terjadi akibat adanya gangguan pada system endokrinologi dan reproduksi manusia akibat bahan kimia karsinogen dalam makanan. JADILAH SAHABAT BAGI ORANG LAIN DAN SAMPAIKAN TULISAN INI SEBANYAK MUNGKIN KEPADA SAHABAT ANDA.